Lebak - Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya meminta kartun Nabi Muhammad SAW jangan ditanggapi karena bisa menyesatkan dan memecah belah umat. “Saya mengutuk keras komik Nabi Muhammad versi Indonesia yang ditayangkan di sebuah blog internet yang beralamat di wordpress itu,” kata Mulyadi Jayabaya, di Rangkasbitung, Sabtu [22/11] .

Dia mengatakan, pelecehan terhadap Nabi Muhammad sudah merupakan bentuk pidana karena Islam melarang untuk menampilkan gambar sosok Nabi Muhammad. Apalagi, gambar kartun Nabi Muhammad itu penuh dengan adegan cabul.

Oleh karena itu, pihaknya berharap pelaku segera ditangkap aparat karena bisa meresahkan umat Islam. “Pelaku harus diproses secara hukum (karena hal itu) tidak bisa ditoleransi lagi,” katanya.

Selain itu, menampilkan gambar kartun Nabi Muhammad merupakan perbuatan penghinaan terhadap umat muslim. Menurut dia, akhir-akhir ini banyak ajaran sesat berkembang termasuk pembuatan komik Nabi Muhammad SAW.

Bahkan, belum lama ini di Lebak juga ditemukan buku panduan haji sesat. Sementara itu, KH Ahmad Rifai menyatakan, komik Nabi Muhammad yang ditampilkan gambar di internet itu hukumnya haram jika dibaca maupun diedarkan. “Saya minta pelaku pembuat komik Nabi Muhammad dihukum berat karena termasuk perbuatan pidana,” katanya.

MUI DIharap Berperan Aktif

Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya meminta Majlis Ulama Indonesia (MUI) setempat berperan aktif menyampaikan ajaran Islam yang benar menyusul beredarnya komik Nabi Muhammad SAW di internet yang bisa meresahkan masyarakat.

“Saat ini banyak ajaran sesat yang bersifat propaganda agar terjadi perpecahan di tengah masyarakat,” kata Mulyadi Jayabaya, di Rangkasbiutng, Sabtu.

Dia mengatakan, munculnya kasus pelecehan Nabi Muhammad melalui penampilan gambar kartun nabi di sebuah blog internet yang beralamat di wordpress merupakan salah satu bukti upaya orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk memecah-belah persatuan umat.

Belum lama ini, katanya, buku panduan sesat untuk pada calon haji juga ditemukan beredar di Kabupaten Lebak. Masyarakat diminta tidak terpancing dengan ajaran sesat tersebut. “Biar masalah itu di tangani polisi untuk menangkap pelakunya,” ujarnya.

Menurut dia, peran ulama tentu sangat penting untuk membina umat serta menyampaikan pemahaman Islam yang benar sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat. “Saya minta ulama terus menyampaikan dakwah Islam hingga ke pelosok-pelosok desa terpencil,” jelasnya.

Munculnya ajaran sesat akhir-akhir ini, lanjut dia, akibat mereka tidak senang melihat masyarakat hidup rukun dan tenang. Sementara itu Wakil Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Lebak Abdul Roup mengatakan, pihaknya sudah menerjunkan tenaga penyuluh agama Islam ke desa-desa untuk membina umat agar tidak terpancing oleh ajaran sesat. (republika)

Visitors Also Read