DENPASAR - Setelah libur Natal, arus kedatangan wisatawan domestik melalui Bandara Ngurah Rai Bali melebihi 9.000 orang per hari, hampir dua kali lipat dari rata-rata jumlah kedatangan penumpang pada hari biasa.

Selama 24 jam, Jumat (26/12) tercatat 9.230 penumpang domestik yang terbang dari sejumlah bandara di Tanah Air, terutama dari Cengkareng (Jakarta) dan Juanda (Surabaya) yang mendarat di Bali.

Sementara sehari berikutnya (27/12), tercatat 9.015 penumpang yang sebagian besar bertujuan memanfaatkan liburan akhir tahun di Bali, demikian data dari Posko Terpadu Bandara Ngurah Rai di Tuban, Kabupaten Badung, Minggu pagi.

Menurut M Dimyati, Asisten Manager Hukum dan Humas Angkasa Pura (AP) I Bandara Ngurah Rai, M Dimyati, yang kebetulan siaga di Posko Terpadu, kedatangan penumpang domestik pada hari-hari biasa sebelumnya berkisar 4.500-5.500 orang per hari.

“Kedatangan penumpang domestik dalam dua hari yang melimpah hampir dua kali lipat dari biasanya itu kemungkinan menjadi puncak arus kunjungan wisatawan domestik ke Bali dalam liburan ini,” katanya.

Berdasarkan rekapitulasi sementara, sejak digelar Posko Terpadu Senin (22/12), dalam enam hari ini kedatangan penumpang tercatat 25.702 orang, meningkat 13 persen dari periode sama libur Natal 2007.

Sementara arus keberangkatan penumpang domestik, yang sebagian besar juga menuju Jakarta dan Surabaya, dalam enam hari tersebut hanya 16.267 orang, jauh di bawah rata-rata hari biasa sekitar 5.000 orang per hari.

Demikian pula untuk keberangkatan internasional juga turun, yakni dalam enam hari tersebut hanya berjumlah 13.126 orang, sedangkan yang datang dari berbagai negara 21.707 wisatawan atau tergolong normal.

“Arus kedatangan penumpang internasional sempat melonjak mencapai 9.655 orang saat menjelang libur Natal, yakni Senin (22/12). Tetapi hari-hari lainnya terlihat normal,” kata Dimyati.

Ia menambahkan, meski untuk penerbangan domestik hampir setiap hari diwarnai penerbangan ekstra yang membuat jadwal kedatangan dan keberangkatan pesawat berlangsung hingga dini hari, namun operasional penerbangan berjalan normal.Denpasar, (tvOne)

Setelah libur Natal, arus kedatangan wisatawan domestik melalui Bandara Ngurah Rai Bali melebihi 9.000 orang per hari, hampir dua kali lipat dari rata-rata jumlah kedatangan penumpang pada hari biasa.

Selama 24 jam, Jumat (26/12) tercatat 9.230 penumpang domestik yang terbang dari sejumlah bandara di Tanah Air, terutama dari Cengkareng (Jakarta) dan Juanda (Surabaya) yang mendarat di Bali.

Sementara sehari berikutnya (27/12), tercatat 9.015 penumpang yang sebagian besar bertujuan memanfaatkan liburan akhir tahun di Bali, demikian data dari Posko Terpadu Bandara Ngurah Rai di Tuban, Kabupaten Badung, Minggu pagi.

Menurut M Dimyati, Asisten Manager Hukum dan Humas Angkasa Pura (AP) I Bandara Ngurah Rai, M Dimyati, yang kebetulan siaga di Posko Terpadu, kedatangan penumpang domestik pada hari-hari biasa sebelumnya berkisar 4.500-5.500 orang per hari.

“Kedatangan penumpang domestik dalam dua hari yang melimpah hampir dua kali lipat dari biasanya itu kemungkinan menjadi puncak arus kunjungan wisatawan domestik ke Bali dalam liburan ini,” katanya.

Berdasarkan rekapitulasi sementara, sejak digelar Posko Terpadu Senin (22/12), dalam enam hari ini kedatangan penumpang tercatat 25.702 orang, meningkat 13 persen dari periode sama libur Natal 2007.

Sementara arus keberangkatan penumpang domestik, yang sebagian besar juga menuju Jakarta dan Surabaya, dalam enam hari tersebut hanya 16.267 orang, jauh di bawah rata-rata hari biasa sekitar 5.000 orang per hari.

Demikian pula untuk keberangkatan internasional juga turun, yakni dalam enam hari tersebut hanya berjumlah 13.126 orang, sedangkan yang datang dari berbagai negara 21.707 wisatawan atau tergolong normal.

“Arus kedatangan penumpang internasional sempat melonjak mencapai 9.655 orang saat menjelang libur Natal, yakni Senin (22/12). Tetapi hari-hari lainnya terlihat normal,” kata Dimyati.

Ia menambahkan, meski untuk penerbangan domestik hampir setiap hari diwarnai penerbangan ekstra yang membuat jadwal kedatangan dan keberangkatan pesawat berlangsung hingga dini hari, namun operasional penerbangan berjalan normal. (tvone.co.id)

Visitors Also Read